browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Mengurus SP Setneg cukup 2 minggu

Posted by on February 17, 2016

Semua PNS apalagi dosen yang ingin melanjutkan studi keluar negeri harus mengurus beberapa dokumen perjalanan dinas antara lain SP Setneg, Paspor Biru dan Surat Tugas Belajar.

Kali ini saya akan berbagi bagaimana mengurus SP Setneg melalui instansi tempat saya bekerja. Proses pengurusan SP Setneg ini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi (true story) ketika mengajukan pengurusan SP Setneg pada Bulan Januari 2016 di lingkup UB. Ingat ya……hanya di lingkup UB karena beda instansi bisa jadi beda prosedurnya.

Sebagai tambahan, prosedur pengurusan, kontak person, durasi pengurusan bisa jadi berubah sesuai perkembangan waktu. Nah, bagaimana pengalaman mengurus SP Setneg tersebut? Silahkan disimak baik-baik …

1. Pemohon membuat surat permohonan kepada pimpinan unit kerja masing-masing (waktu pengurusan 1 hari tergantung kesibukan pemohon).

Dalam hal ini saya mengajukan surat permohonan kepada Dekan Fakultas Peternakan agar berkenan membuat surat yang ditujukan kepada Rektor Universitas Brawijaya perihal permohonan surat ijin Rektor untuk mengurus SP Setneg. Contoh surat permohonan tersebut bisa diklik permohonan_surat pengantar dekan ke Rektor untuk mengurus SP Setneg. Jangan lupa untuk melampirkan Hasil seleksi beasiswa pada surat tersebut (jika sumber pembiayaan studi berasal dari beasiswa).

2. Selanjutnya pimpinan unit kerja akan menerbitkan surat Permohonan surat ijin rektor untuk mengurus SP Setneg (waktu pengurusan 1-2 hari tergantung pimpinan ada di tempat atau sedang ke luar kota)

3. Surat permohonan surat ijin rektor untuk mengurus SP setneg ini kemudian kita bawa ke rektorat Lt. 4 di Bagian Kepegawaian kantor pusat (CP. Mas Eeng). Beliau selanjutnya akan memproses surat ini ke Wakil Rektor II untuk menerbitkan surat ijin rektor . (waktu pengurusan 4 hari terhitung mulai 12-15 Januari 2016 tergantung Wakil Rektor II sedang ada di tempat atau sedang ke luar kota)

4. Selanjutnya kita membawa surat ijin rektor tersebut ke kantor International Office (IO) yang terletak di sebelah perpustakaan pusat (CP. Mas Ahdah Gahara) bersama dokumen-dokumen pendukung lainnya antara lain:

a. FC ijazah terakhir. Jika ijazah dari universitas luar negeri perlu menyertakan penyetaraannya(4x)

b. FC transkrip terakhir (4x)

c. FC surat penerimaan dari universitas/ LoA (4x)

d. FC Surat keterangan sumber pembiayaan studi/ kontrak beasiswa (4x)

e. FC Surat ijin rektor (4x termasuk aslinya)

f. FC KTP (4x)

g. FC Karpeg yang dilegalisir KaTU unit kerja masing-masing (4x)

h. FC SK pangkat dan golongan terakhir yang dilegalisir KaTU unit kerja masing-masing (4x)

i. Foto 4×6 background putih (8 lembar)

j. Form riwayat hidup yg ditulis tangan (bisa diminta di IO)

k. Surat perjanjian BPKLN bermaterai (bisa diminta di IO)

l. Surat pengantar yang ditandatangani Wakil Rektor I (diproses oleh IO)

m. Surat kuasa untuk mengurus SP setneg yang ditandatangani Wakil Rektor I (diproses oleh IO)

n. Materai 6000 (2 lembar)

o. Biaya pengurusan SP Setneg Rp 600.000 (bisa dibayarkan 2x boss)

5. Selanjutnya berdoa dan menunggu SP setneg terbit. (total waktu pengurusan mulai dari IO hingga SP setneg terbit adalah 14 hari kerja) rinciannya:

- tanggal 19 Januari 2016 penyerahan kelengkapan dokumen ke IO

- tanggal 21 Januari 2016 dokumen dikirim ke Kemenristek Dikti oleh IO

- tanggal 4 Februari 2016 berkas dokumen pengurusan SP Setneg telah masuk ke Kementerian Sekretariat Negara

- tanggal 9 Februari 2016 SP Setneg telah terbit

Semoga bermanfaat….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>